VORTEX

Senin, 09 April 2012

Dibawa Kabur, Siswi SMP Shock

Dibawa Kabur, Siswi SMP Shock




TEGAL 9 APRIL 2012

KRAMAT - Setelah diduga dibawa kabur oleh lelaki yang dikenal melalui jejaring sosial facebook, seorang siswi kelas IX SMP N 2 Kramat mengalami shock berat.
Gadis berparas manis yang bernama Mega Siti Khumaeroh (15) warga RT 07 RW 01 Desa Kepunduhan Kecamatan Kramat itu, dibawa kabur sejak hari Selasa (3/4) hingga Kamis (5/4) siang.
Peristiwa ini berawal ketika kedua orang tua Mega merasa kehilangan anaknya. Pasangan suami istri Tarsa (42) dan Surijah (40) itu, lantas mencari anaknya ke sejumlah teman sekolah korban. Hingga akhirnya, keluarga korban mendapati kabar bahwa Mega telah pergi bersama teman lelakinya yang dikenal melalui jejaring sosial facebook.

"Kata teman-teman anak saya, Mega punya teman laki-laki di facebook," tutur Sujirah, saat disambangi wartawan, Kamis (5/4) kemarin.
Hilangnya anak kedua dari tiga bersaudara itu, Sujirah mengaku, sudah melaporkan ke sekolah dan Polres Tegal. Adapun pencarian yang dilakukan keluarga, Sujirah sudah menghubungi seluruh keluarga besarnya. "Kabarnya, Mega dibawa kabur oleh lelaki yang berdomisili di Brebes," ucapnya.
Sementara berdasarkan informasi tetangga korban, Kasem (49), menuturkan, sepulang sekolah pada hari Selasa kemarin, Mega diantarkan pulang oleh seorang teman wanita yang seusia dengan mengendarai sepeda motor. Mega sepertinya tergesa-gesa, lantas pergi lagi dengan mengenakan baju biasa.
"Mega cuma ganti baju saja, terus pergi lagi," kata Kasem, yang rumahnya berada persis di depan rumah korban.
Terpisah, Kepala SMPN 2 Kramat, Sofan Hamid Sag, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di luar jam belajar sehingga di luar pantauan pihak sekolah. Meski demikian, setelah menerima laporan dari pihak keluarga, pihak sekolah berusaha menelurusi keberadaan siswi tersebut.
"Ya, kata teman-teman sekelasnya, Mega pergi bersama lelaki yang dikenalnya melalui facebook. Kalau tidak salah, nama akun facebooknya Abim Bob (Satria Biroe)," jelasnya.
Pada kesempatan itu, salah satu teman sekolahnya, Liana (15), menambahkan, dirinya adalah orang yang dimaksud sebagai teman yang mengantarkan korban menggunakan sepeda motor sebelum korban pergi. "Saya dimintai tolong oleh Mega untuk mengantarkan ke pertigaan Larangan Desa Munjungagung. Kemudian Mega pergi naik elf (angkutan umum, Red) tujuan ke Barat (Kota Tegal)," kata Liana jujur.
Korban tidak bercerita kepada dirinya soal tujuan kepergiannya. Sehingga, tidak ada satu pun teman sekolahnya yang mengetahui kepergian korban. Dia menuturkan, berdasarkan pesan masuk di facebook milik Mega, korban diajak pergi oleh seorang laki-laki yang beralamat di Brebes. Liana dan beberapa temannya bisa mengetahui isi pesan masuk itu karena dia punya password atau kata kunci akun facebook Mega.
Kepala Desa Kepunduhan, Hermanto, mengatakan, Mega sekarang sudah pulang ke rumah setelah dijemput oleh kerabatnya di Brebes. Dalam perjalanan pulang, korban kemudian dijemput oleh pamannya.
"Korban masih dalam masa pemulihan karena sempat shock. Sementara, pelaku yang diduga membawa kabur Mega, masih diburu oleh polisi,"  tutur Hermanto. 
SUMBER : RADAR TEGAL

Tidak ada komentar:

Posting Komentar